Puas Menjelajah 7 Lokasi WIsata Gratis di Seoul

Mengunjungi ibu kota Korea Selatan, Seoul, yang eklektik dan sibuk, tidak harus menjadi pengalaman yang mahal. Ada banyak hal yang dapat dilihat dan dilakukan secara gratis (atau dengan harga murah) yang akan membuat siapa pun bahagia, meski hanya dalam kunjungan singkat.

Seoul menawarkan keseimbangan yang besar antara makanan pinggir jalan yang murah dan lezat, taman dan ruang terbuka hijau yang luas, serta sistem angkutan umum yang efisien dan terjangkau membuat kamu tidak akan menyesal berkunjung ke kota ini.

Pilihan terbaik untuk mencapai Seoul adalah dengan menggunakan maskapai kebanggaan setempat, Korean Air, yang kini tengah meremajakan kualitasnya. Sejalan dengan geliat K-Wave, ada banyak perubahan progresif yang akan kian memanjakan pengalaman terbangmu ke Negeri Ginseng.

Untuk mendapat harga tiket terbaik dan beragam promo istimewa lainnya, Traveloka adalah pilihan paling tepat. Ada banyak kemudahan untuk merencanakan perjalananmu ke Korea hinga sedetail pun.

Berikut adalah tujuh destinasi wisata gratis yang wajib dikunjungi saat berada di Seoul.

1. Berjalan di Sekitar Tembok Kota
Jika mencari cara yang indah untuk melihat kota dengan berjalan kaki (tanpa biaya), luangkan waktu untuk berjalan di tembok kota tua, yang awalnya dibangun pada tahun 1396. Kamu mungkin tidak dapat berkeliling penuh karena panjangnya hampir 19 kilometer, tetapi berjalan-jalan di sekitarnya membuatmu mendapat pemandangan indah Bugaksan Mountain, Gunung Naksan, Gunung Namsan, dan Gunung Inwangsan yang sangat Instagramable.

2. Kunjungi Bukchon Hanok Village
Terletak di utara pusat kota Seoul, antara Istana Gyeongbokgung dan Istana Changdeokgung, wilayah ini memiliki konsentrasi besar ‘hanok’ (rumah tradisional Korea). Ada sekitar 900 unit hanok di sini, dan meskipun masih banyak yang menjadi tempat tinggal pribadi, tidak sedikit pula yang telah diubah menjadi kafe, galeri seni, toko-toko dan rumah-rumah teh.

Jika kamu tidak ingin membelanjakan uang sepeser pun, cukup pergi untuk menjelajah dan menikmati suasana bersejarah di sini. Namun, jika kamu memiliki sedikit lebih uang tunai, berhentilah di rumah teh atau kafe setempat untuk bersantai dan memandang lalu-lalang orang.

Lebih dari itu, ada pula beberapa hanok yang dijadikan sebagai guesthouse di sini, di mana menjadikannya tempat yang unik untuk mengistirahatkan kepala selama berkunjung ke Seoul.

3. Menyaksikan Air Mancur Jembatan Terpanjang di Dunia
Banpo Bridge Rainbow Fountain, air mancur jembatan terpanjang di dunia, dapat disaksikan di sekitar Banpodaegyo Bridge. Atraksi ini menggunakan 380 nozel, yang air dari sungai di bawahnya dengan disertai cahaya dan musik, setiap beberapa kali sehari. Pertunjukan ini terlihat semakin indah di saat malam, ketika 200 lampu berwarna menerangi air yang mengalir.

4. Pertunjukan Musik di Hongdae
Distrik di pinggiran Seoul ini dekat dengan Hongik University, yang menjadikannya area universitas-sentris. Ada banyak bar, kafe, galeri seni, dan tempat musik di sini. Begitu juga banyak hal yang bisa dilakukan pada siang dan malam, seperti menjelajah galeri (banyak di antaranya gratis), ambil kopi atau minum di salah satu dari banyak kafe funky, atau jelajahi butik indie untuk menemukan fesyen unik. Di malam hari, mampir lah untuk menonyton live music di salah satu dari banyak bar dan klub yang menawarkan pertunjukan gratis.

5. Bersantai di Tepian Sungai Cheonggyecheon
Aliran sepanjang 11 kilometer ini membentang melalui jantung pusat kota Seoul, mulai dari Cheonggye Plaza dan melewati 22 jembatan sebelum mengalir ke Sungai Hangang. Berjalan di sepanjang sungai adalah cara yang baik untuk beristirahat sejenak dari kehidupan kota yang cepat. Kamu dapat melihat beberapa atreet art dan mural berwarna-warni di sepanjang jalan, juga beberapa air mancur dan air terjun kecil yang menyala di malam hari.

6. Selfie di Ihwa Mural Village
Kawasan ini tadinya pernah akan dihancurkan, tapi kini telah berubah menjadi salah satu wilayah yang kaya akan atraksi unik di Seoul. Bernama resmi Ihwa Mural Village, destinasi ini terletak di puncak Gunung Naksan, sekitar 10 menit berjalan kaki dari distrik Daehakno. Desa yang dipenuhi seni jalanan ini memiliki jalan-jalan sempit yang ditutupi dengan mural berwarna-warni dan menarik, serta tangga yang dicat semarak, bersanding seirama dengan patung-patung logam.

7. Ikuti Tur Berjalan Kaki
Baik ketika berkunjung selama beberapa hari atau hingga lebih dari seminggu, kamu dapat mempelajari lebih lanjut tentang ibu kota Korea Selatan ini dengan mengikuti tur jalan kaki gratis yang diselenggarakan oleh Kota Seoul.

Tur ini berhenti di beragam atraksi utama Seoul, mulai dari lokasi kaya sejarah dan budaya hingga kawasan belanja favorit. Tur dijalankan oleh Panduan Relawan Pariwisata Kebudayaan Seoul, di mana layanannya tersedia dalam bahasa Inggris, China, Jepang, dan Korea.

Agenda gratis ini beroperasi setiap hari kerja, mulai dari pukul 10 pagi hingga menjelang tengah malam, dan hingga pukul 02.00 dini hari di akhir epkan. Cara bergabungnya juga mudah, yakni cukup mendaftar secara online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *